BAHAGIA karena WAWASAN BENAR :D
Hari ini adalah suatu hari yang
sangat berharga bagiku,
Ketika setiap kata yang hendak
kuucap adalah rasa syukur.
Benar kata Socrates, salah seorang filsuf yunani kuno era sebelum Masehi
walaupun pada akhirnya dia menuju
“kehidupan kekal” dengan prinsipnya,
Dia menceritakan bahwa ketika
kita mengenal wawasan yang benar,
maka kita akan mengerti mana
langkah benar yang harusnya kita lakukan, dan kita akan Bahagia
Manusia pastinya akan melakukan
semua hal baik,
Karena pada dasarnya manusia
diciptakan dengan semua hal baik yang menyertainya.
Manusia selalu memahami mana
langkah benar yang seharusnya mereka kerjakan,
Kehendak baik inilah yang akan
berujung kepada sesuatu yang membahagiakan.
Untuk apa kita melakukan semua hal
yang tidak kita kehendaki ?
Hanya untuk menjadi tidak
bahagia?
Bahagia dan tidak bahagia adalah
bergantung kepada pilihan kita masing-masing
Ketika termenung di dalam gereja
tadi sore pada akhir misa ekaristi mingguan,
Saya terkesima dengan beberapa cinta
Tuhan yang layak saya syukuri
Terhitung dua minggu ini, saya
bergumul, bersedih.
Ya maklum, saya hari ini adalah
saya dengan predikat “pengangguran”
Menanti pekerjaan dengan
klasifikasi sangat tinggi.
Keseharian saya adalah guru les
privat anak SMA kelas 3,
Sekali pertemuan saya digaji 40
ribu, dengan kondisi saya yang seperti ini,
Saya harus berjuang keras untuk
memenuhi semua kebutuhan sehari-hari saya
Saya harus berjuang keras untuk
membeli makan , membeli pulsa internet,
Membayar listrik kos,
Saya sudah berkomitmen untuk
belajar mandiri tanpa bergantung kepada orangtua
Sudah saatnya kedua orangtua saya
memikirkan masa tua mereka,
Tanpa terbebani kehadiran saya.
Uang yang saya dapatkan sangatlah
minim,
Dalam sehari saya maksimal mau
tidak mau harus mengeluarkan 10.000 rupiah.
Saya tidak keberatan makan nasi
sayur,
Utungnya saya hidup di Yogyakarta
dengan biaya terendah sekali makan 3500 rupiah
Jadi sehari saya tetap bisa makan
dua kali sehari .
Mampusnya adalah, ketika saya
harus membeli bensin untuk satu-satunya modal bekerja saya
Yakni bensin untuk motor saya
3 hari sekali saya harus
mengeluarkan 10.000 rupiah, 20.000 dalam seminggu
Jadi dalam sebulan rata-rata
minimum pengeluaran saya adalah 390rb-450rb rupiah.
Menilik pendapatan saya, saya sekarang
mengajar siswa SMA , dalam 2 minggu total ada 9 pertemuan
Jadi dalam sebulan saya bisa
mendapat pemasukan 720 ribu rupiah.
Sudah lebih dari cukup sebenarnya
untuk mencukupi kehidupan saya,
Cukup tapi ngepres
Kontras sekali dengan kehidupan
saya sebelumnya,
Saya mahasiswa masih menerima
uang pasokan perbulan dari orangtua saya
1 jt sampe 1,2 jt perbulannya,
belum lagi beasiswa sampai bernilai 600rb perbulan,
Selama mahasiswa saya bisa
mendapat sampai 1,6jt perbulan,
Tapi apa yang saya lakukan,
Saya selalu merasa kurang, saya
selalu merasa Ngirit.
Tidak bahagia karena merasa
selalu kurang
Padahal untuk hidup di jogja, itu
lebih dari cukup
Mulai sekarang mata saya terbuka,
Saya sadar bagaimana cara
menghargai hal kecil,
Mulai dari uang dengan nominal
500 rupiah,
Kembalian dengan nominal 100
rupiah
Sekarang semuanya sangat amat
berarti bagi saya
Ketika 2 bulan yang lalu, saya
marah-marah ketika makan nasi tempe
Dan selalu menjelajah tempat
makan yang borjuiss
Sekarang saya mulai merasa luar
biasa bahagianya
Saya bisa makan dengan menu
ngirit sesederhana ini ini
Saya masih bisa kenyang, dan
ternyata lauk ini enaknya luar biasa
Lauk ini sangat istimewa
Walau hanya nasi sayur,
Walau hanya nasi tempe
Saya bertanya-tanya dalam hati,
sambil makan, sambil nangis, untungnya ga kesedak ya
Apa ya yang menyebabkan makanan
ini berbeda rasa dahulu dan sekarang ?
Beberapa menit kemudian,
Saya tersedak sambil tertawa..
Yapss..
Hari ini saya makan dengan penuh
rasa syukur,
Dengan penuh kebahagiaan,
Sejujurnya bukan materi, daging,
atau makanan mahal yang bisa buat kita bahagia
Namun, ketika kita menikmati
makanan itu sambil tersenyum, dan bersyukur.
Rasanya mungkin luar biasa
lezatnya
Saya menceritakan ini bukan
berarti saya minta dikasiani,
Namun saya ingin ber curhat,
kalau uang itu bekerja kepada kita,
Ketika kita memperlakukannya
dengan baik.
Dalam arti lain,
Materi atau duniawi kehidupan
akan memberi pelajaran kepada kita,
Ketika kita paham betul cara
berlaku baik, menghargai dan mengontrol semuanya
Tentu dengan pusat yang kekal,
yakni prinsip dan nilai.
Pelajaran tambahan hari ini
(perpaduan filsafat Socrates dengan iman)
Bersyukur adalah kehendak baik
yang mendekatkan batin kita kepada sesuatu yang disebut Kebahagiaan
Dekat dengan Tuhan bisa bikin bahagia.
He he he
Langkah-Langkah
Kecil Paula
RSS Feed
Twitter
11.12
Paulala
0 komentar:
Posting Komentar