Rabu, 12 Maret 2014



BAHAGIA karena WAWASAN BENAR :D

Hari ini adalah suatu hari yang sangat berharga bagiku,
Ketika setiap kata yang hendak kuucap adalah rasa syukur.
Benar kata Socrates, salah seorang filsuf yunani kuno era sebelum Masehi
walaupun pada akhirnya dia menuju “kehidupan kekal” dengan prinsipnya,
Dia menceritakan bahwa ketika kita mengenal wawasan yang benar,
maka kita akan mengerti mana langkah benar yang harusnya kita lakukan, dan kita akan Bahagia
Manusia pastinya akan melakukan semua hal baik,
Karena pada dasarnya manusia diciptakan dengan semua hal baik yang menyertainya.
Manusia selalu memahami mana langkah benar yang seharusnya mereka kerjakan,
Kehendak baik inilah yang akan berujung kepada sesuatu yang membahagiakan.
Untuk apa kita melakukan semua hal yang tidak kita kehendaki ?
Hanya untuk menjadi tidak bahagia?

Bahagia dan tidak bahagia adalah bergantung kepada pilihan kita masing-masing
Ketika termenung di dalam gereja tadi sore pada akhir misa ekaristi mingguan,
Saya terkesima dengan beberapa cinta Tuhan yang layak saya syukuri
Terhitung dua minggu ini, saya bergumul, bersedih.
Ya maklum, saya hari ini adalah saya dengan predikat “pengangguran”
Menanti pekerjaan dengan klasifikasi sangat tinggi.
Keseharian saya adalah guru les privat anak SMA kelas 3,
Sekali pertemuan saya digaji 40 ribu, dengan kondisi saya yang seperti ini,
Saya harus berjuang keras untuk memenuhi semua kebutuhan sehari-hari saya
Saya harus berjuang keras untuk membeli makan , membeli pulsa internet,
Membayar listrik kos,
Saya sudah berkomitmen untuk belajar mandiri tanpa bergantung kepada orangtua
Sudah saatnya kedua orangtua saya memikirkan masa tua mereka,
Tanpa terbebani kehadiran saya.
Uang yang saya dapatkan sangatlah minim,
Dalam sehari saya maksimal mau tidak mau harus mengeluarkan 10.000 rupiah.
Saya tidak keberatan makan nasi sayur,
Utungnya saya hidup di Yogyakarta dengan biaya terendah sekali makan 3500 rupiah
Jadi sehari saya tetap bisa makan dua kali sehari .
Mampusnya adalah, ketika saya harus membeli bensin untuk satu-satunya modal bekerja saya
Yakni bensin untuk motor saya
3 hari sekali saya harus mengeluarkan 10.000 rupiah, 20.000 dalam seminggu
Jadi dalam sebulan rata-rata minimum pengeluaran saya adalah 390rb-450rb rupiah.
Menilik pendapatan saya, saya sekarang mengajar siswa SMA , dalam 2 minggu total ada 9 pertemuan
Jadi dalam sebulan saya bisa mendapat pemasukan 720 ribu rupiah.
Sudah lebih dari cukup sebenarnya untuk mencukupi kehidupan saya,
Cukup tapi ngepres

Kontras sekali dengan kehidupan saya sebelumnya,
Saya mahasiswa masih menerima uang pasokan perbulan dari orangtua saya
1 jt sampe 1,2 jt perbulannya, belum lagi beasiswa sampai bernilai 600rb perbulan,
Selama mahasiswa saya bisa mendapat sampai 1,6jt perbulan,
Tapi apa yang saya lakukan,
Saya selalu merasa kurang, saya selalu merasa Ngirit.
Tidak bahagia karena merasa selalu kurang
Padahal untuk hidup di jogja, itu lebih dari cukup

Mulai sekarang mata saya terbuka,
Saya sadar bagaimana cara menghargai hal kecil,
Mulai dari uang dengan nominal 500 rupiah,
Kembalian dengan nominal 100 rupiah
Sekarang semuanya sangat amat berarti bagi saya
Ketika 2 bulan yang lalu, saya marah-marah ketika makan nasi tempe
Dan selalu menjelajah tempat makan yang borjuiss
Sekarang saya mulai merasa luar biasa bahagianya
Saya bisa makan dengan menu ngirit  sesederhana ini ini
Saya masih bisa kenyang, dan ternyata lauk ini enaknya luar biasa
Lauk ini sangat istimewa
Walau hanya nasi sayur,
Walau hanya nasi tempe
Saya bertanya-tanya dalam hati, sambil makan, sambil nangis, untungnya ga kesedak ya
Apa ya yang menyebabkan makanan ini berbeda rasa dahulu dan sekarang ?
Beberapa menit kemudian,
Saya tersedak sambil tertawa..
Yapss..
Hari ini saya makan dengan penuh rasa syukur,
Dengan penuh kebahagiaan,

Sejujurnya bukan materi, daging, atau makanan mahal yang bisa buat kita bahagia
Namun, ketika kita menikmati makanan itu sambil tersenyum, dan bersyukur.
Rasanya mungkin luar biasa lezatnya

Saya menceritakan ini bukan berarti saya minta dikasiani,
Namun saya ingin ber curhat, kalau uang itu bekerja kepada kita,
Ketika kita memperlakukannya dengan baik.
Dalam arti lain,
Materi atau duniawi kehidupan akan memberi pelajaran kepada kita,
Ketika kita paham betul cara berlaku baik, menghargai dan mengontrol semuanya
Tentu dengan pusat yang kekal, yakni prinsip dan nilai.

Pelajaran tambahan hari ini (perpaduan filsafat Socrates dengan iman)
Bersyukur adalah kehendak baik yang mendekatkan batin kita kepada sesuatu yang disebut Kebahagiaan
Dekat dengan Tuhan bisa bikin bahagia. He he he

Langkah-Langkah Kecil Paula

0 komentar:

Posting Komentar