Jumat, 23 September 2011

Kadang aku bahagia bersamanya..
kadang pula aku bergumam jengkel ketika bertemu.
yaa..gimana tidAK?? Dia marah-marah...hehe

Love is in the air.
ketika aku melihat dan berjalan dengan kemampuanku,
aku tak memikirkannya..
ketika aku bersenang-senang..entah apa yang ada di benakku..
tak ada bayangan tentangnya.
karena suatu ketika aku berjalan,, aku merasa aku tertatih tanpa ada rasa kasih sayang dari nya..
menghakimi memang..
tak melihat yang abstrak..
yaa... cinta ayahku abstrak,
seperti udara, yang aku rasakan sepanjang hari ..GRATIS..namun aku tak pernah bersyukur atasnya.

ayah,
mencintaiku, mengasihiku, menitahku sepanjang hari..namun hanya "Ibu" yang kupanggil.
tak ada ucap bibir terimakasih padanya.
aku tau sebenarnya aku ini mungkin termasuk anak yang Durhaka..hmmm..

namun sekarang aku tersadar.
dia ada, walau tak sempurna, dia mencintaiku tulus dengan segala ketidak sempurnaanya..
hidungku..wajahku, gayaku berjalan,, gayaku berbicara, gayaku menyela orang, sebagian sifATKU..
cerminannya...semua sepertinya..

iya..aku anaknya..
aku ada karena dia juga..
aku tumbuh karena bimbingan dan kerja kerasnya.
Dulu, siapa peduli ayahku bekerja sampai larut malam..
Dulu, siapa peduli ayahku yang memberi uangnya kepadaku lewat ibuku...
Dulu, yang kutahu ibuku yang selalu ada..

namun aku sadar , sekarang walau dia mengasihiku tanpa terlihat,
kasihnya tulus padaku..

memohon yang terbaik untuknya..
berdoa yang sempurna untuknya,.ya aku manusia yang berdoa dengan ketidak sempurnaanku..
memohon syukur atas semua kerja kerasnya..
doa yang terbaik
doa yang dari hati
doa yang tertulus..

doa anakmu....

A.Y.A.H.K.U......paula effrianto love U , Agung Effrianto...


(thanks for miskam UGM n KMKath UGM.. u've give me best inspiration)
Jogjaa..jogja,,jogja,,kota yang menemani seorang ayam yang belum tau arah tujuan. yah,,inilah aku seorang ayam yang masih mebutuhkan engkraman induk untuk menghangatkan tubuhku, untuk menjadi manusia yang penuh semangat dalam perantauanku.
hmm........
tapi apakah aku akan terus menjadi seekor anak ayam yang tak berani berjalan sendiri?
aku harus bergegas.
aku harus berjuang,
jogja semakin panas namun aku ingin panas jogja menjadi sumber panas endogen untuk ragaku.
panas endogen yang akan tererupsi ke luar alam sadarku, untuk memuntahkan lava panas yang semakin menggelegar di dalam tubuhku.ya..inilah yang kuharapkan.

aku berusaha menganalogikan semangatku dan pesimisku dengan dua bentuk yang jelas berlawanan.

Kadang, aku berpikir.. aku kangen rumah, aku nggak bisa apa-apa tanpa ibuku tercinta ( I love U ,..ibu) namun semakin lama aku semakin harus mampu menjadi seorang yang mandiri.
Aku nggak tau, kenapa tiba-tiba aku berpikir untuk menulis sebuah notes amburadul ini, mungkin karena aku udah nggak mau hidupku amburadul lagi .. atau malah aku mau ngeluarin aib?hhaaa.. tapi menurutku ini bukan aib kok. Ini adalah pengalaman berharga dalam hidup monotonku, yang akan memberi motivasi khususnya untuk kelanjutan hidupku sendiri.. aku nggak mau lagi melihat diriku yang monoton, nggak tau arah tujuan, dulu komitmenku berangkat ke jogja mau menjadi orang yang sukses, namun di tengah jalan, banyak sekalli yang menggodaku, kadang aku sendiri down dengan kesendirianku, dengan kebodohanku, dengan ke cupuanku, dan jelas aku minder dengan ke amburadulanku, namun ketika aku berpikir lagi jauh lebih dalam..jauh lebih dalam (“kayak katanya romi rafael..hhe) di titik pusat pemikiranku itu mendeskripsikan, bahwa aku nggak boleh menjadi yang rendah diri.. Itu bukan paula,, bukan juga ascaryani apalagi effrianto.. kata orang, paula yang mereka kenal adalah paula yang super semangat, nggak minderan,, tapi kenapa tiba-tiba aku menjadi yang seperti ini??benar ..aku merasa kecil sekali di sini..
Jogja, kota yang terlalu besar untuk seekor ayam seperti aku.
Itu analogiku tentang diriku.
Namun ketika aku berkaca, aku mendengar ada yang menyeletukkan majas ironi, “heh, badan mu itu nggak kecil, kenapa kamu bilang kecil?? Kamu juga punya talenta.. kenapa nggak kmu manfaatin? Coba liat,, tangan kamu utuh, kaki kamu siap menopang kemanapun kamu berjalan, mulut kamu dapat berbicara semua topik tentang yang kamu pikirkan…apa lagi yang kurang?? Apalagi yang bikin kamu minder? Kamu sama kayak ayam emangnya? Dasarrrr.. dudul…( *dudul = ngutip kata-kata si demit nie),,!”

Aku mikir lagi…(dari tadi mikir terus..nggak jelas!!)
Apa yang akan aku lakukan kemudian?
Apa aku tetap ingin menjadi seperti ini?
Hmmmmm………………………………
Aku manusia hebat kok..
Tiba-tiba suddenly..aku terperangah dan bermain dalam dunia lamunanku..
Aku tertarik pada satu bayangan..
Tapi belum begitu tampak, emm segera aku menaikkan derajat fokusnya dan intensitasnya, wah… memang sudah keliatan bayangannya..
Dia..Beliau…Ibuku,
Hhaaaaaa..
Ternyata, seorang ibu yang aku cintai!ibu yang kuat, bayangin aja, ibuku udah jadi ibu rumah tangga, cari uang juga, jam 9 malam baru pulang, abis itu masih juga nglanjutin tugas seorang istri ( thiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttt,..sensor !!)….mulai saru ni..
Ahhh..kembali ke topik semula,
Ibuku kuat banget, nggak ada mindernya sama sekali, walaupun kadang pedenya overdosis..hhhaaa(maav bunda) wekk..tapi itu yang buat aku semangad lagi, aku nggak mau kalah sama bunda. Aku juga nggak mau ngecewain bunda..hiks..jadi sedih, kangen rumah!
Tapi aku harus semangad!
Kata bunda sie..
“selalu berjuang yah , demi masa depan, perjuangan masi panjang!! I love U , GBU”
Eaaaah….bundaku memang tahu caranya jadi motivator buat anak-anaknya!!

Bunda..i Love U too..hhe.

Doain anakmu ini!!
Jogja.. paula is coming back..
hhaaa

Rabu, 21 September 2011


Lama tidak menulis note,..haha kangen nulis lagi disini, tapi mencari suasana tema yang berbeda. Pingin nya lebih terbuka dan umum. Dan..inilah hasilnyaa.. :DD

“Tentang Perbedaan “

Ketika itu, ada yang datang padaku bertanya tentang sebuah perbedaan, hmmm.. kalau dibilang sih, kadang berbeda menggambarkan dua pikiran yang bersinkronisasi. Namun kadang juga kita merasakan kalau bertukar pendapat antara dua pikiran yang berbeda akan menghasilkan suatu keselarasan solusi. Dan pada akhirnya keputusan dapat diambil. Singkat kata ada yang bilang berbeda itu indah, tapi ada yang bilang berbeda itu menakutkan. Ya.. dan aku sudah merasakan sedikit rasa asam dan manis dari berbeda itu.
Pertengkaran, Keromantisan, Iri hati, minder, Pro dan Kontra dari lingkungan dan banyak lainnya adalah efek dari perbedaan itu.  Kadang kita tidak menyadari kalau kita sampai sekarang hidup di dunia ini karena adanya prinsip dualisme tersebut. Dengan arti lain, jelas ada suatu perbedaan yang menyatukan kita. Dan indah kan kalau kita berjalan bersama, bergandengan dan menepis jurang perbedaan itu?? :DD
“Aku” salah satu hadiah dari suatu perbedaan.  Mana mungkin aku ada kalau bapak ibu ku ga berbeda??.. Mana mungkin aku dihargai orang lain kalau aku G Berbeda dari mereka?? Mana mungkin aku membutuhkan  orang lain kalau aku Cuma sama sperti mereka?? Mana mungkin aku menganggap mereka ada kalau mereka tak berbeda dengan ku? Justru karena berbedalah semua berjalan harmonis dan menyenangkan. Dengan perbedaan itu mereka memberI motivasiku untuk hidup.  Everyone cheers me up everyday. Namun jika tidak ada rasa menghargai dan penerimaan, iri akan datang dan pertengkaran pun  yang tersisa. Ya, itu Asam dan Manis perbedaan. Tetapi hanya dengan perbedaan kita saling melengkapi. God knows for what He created all of this.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dia menggegam tangan ku dengan segala Ciri Khasnya dan Aku menerima genggamannya dengan penuh keterbukaan dan penghargaan, Begitu juga Dia membuka tangannya untuk menggenggam segala ciri khas ku.
Penghargaan atas semua perbedaan = Genggaman tangan kebersamaan yang erat.
We have to try and learn about it. No doubt that it would make a comfortable life. Yeah...that is the meaning of life, respect and love each other.  <3 (Ney_L2)