Hai world
Mau share nih tentang research aku. Selama master disini aku
menjalankan penelitian tentang gas hydrates dengan AVO analysis, modeling dan
inversion. Kenapa saya menulis? Karena saya berusaha mencintai bidang geofisika
saya lebih dalam dan tentunya biar lebih paham tentang penelitian saya, saya
share beberapa hal yang saya pelajari. Macam kata pak guru kan, kita bakal 2
kali belajar ketika mulai membagikan apa yang kita ketahui.
1.
AVO Modeling
Pertama-tama
tentang AVO Modeling, AVO modeling dalam penelitian saya, dilakukan untuk
mencari initial model atau model awal, karena dari data observasi saya, hanya
tersedia data seismic, tanpa ada data sumur. Jadi, saya menganalisa data observasi
dan berusaha memodelkan velocity, density dan ketebalan. Penentuan model
dilakukan secara iterative dan analisa agreement nya dilakukan secara
subjective dalam AVO modeling.
Dari data observasi didapatkan reflektivitas seismic, sedangkan dari
parameterisasi model, kita menentukan p-wave dan density untuk kalkukasi
reflectivitas berdasarkan persamaan Zoeppritz (1919). Kemudian langkah terakhir
adalah membandingkan data observasi dan data sintetik. Nah, kalau komparasi
tersebut secara subjektif match, bisa deh kita simpulkan bahwa model itu
adalaha solusi terbaik. Prosedur ini bisa disebut juga iterative forward modeling atau model
optimization (Zhen & Stofa).
Model Vp,Density, Synthetic Seismograms, dan Observed Seismograms
RSS Feed
Twitter
09.03
Paulala

0 komentar:
Posting Komentar