Jumat, 30 Juni 2017

Hai world

Mau share nih tentang research aku. Selama master disini aku menjalankan penelitian tentang gas hydrates dengan AVO analysis, modeling dan inversion. Kenapa saya menulis? Karena saya berusaha mencintai bidang geofisika saya lebih dalam dan tentunya biar lebih paham tentang penelitian saya, saya share beberapa hal yang saya pelajari. Macam kata pak guru kan, kita bakal 2 kali belajar ketika mulai membagikan apa yang kita ketahui.

1.      AVO Modeling
Pertama-tama tentang AVO Modeling, AVO modeling dalam penelitian saya, dilakukan untuk mencari initial model atau model awal, karena dari data observasi saya, hanya tersedia data seismic, tanpa ada data sumur. Jadi, saya menganalisa data observasi dan berusaha memodelkan velocity, density dan ketebalan. Penentuan model dilakukan secara iterative dan analisa agreement nya dilakukan secara subjective dalam AVO modeling.
Dari data observasi didapatkan reflektivitas seismic, sedangkan dari parameterisasi model, kita menentukan p-wave dan density untuk kalkukasi reflectivitas berdasarkan persamaan Zoeppritz (1919). Kemudian langkah terakhir adalah membandingkan data observasi dan data sintetik. Nah, kalau komparasi tersebut secara subjektif match, bisa deh kita simpulkan bahwa model itu adalaha solusi terbaik. Prosedur ini bisa disebut juga iterative forward modeling atau model optimization (Zhen & Stofa).




      Model Vp,Density, Synthetic Seismograms, dan Observed Seismograms

0 komentar:

Posting Komentar